BATAM (Keri.co.id) – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, secara resmi membuka uji kompetensi wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Harmoni One Hotel, Jumat (3/5/2024).
UKW ini digelar secara gratis PWI Pusat, bekerja sama dengan Kementerian BUMN. Pesertanya 30 wartawan, terdiri dua kelas wartawan muda dan dua kelas wartawan madya, dan satu kelas wartawan utama.
Minat Jurnalis Ikuti UKW Gratis Membludak
Dalam kesempatan tersebut, Rudi mengapresiasi semangat wartawan di Kota Batam meningkatkan dan mengasah kemampuannya sebagai wartawan.
Sebab, pengetahuan yang telah didapatkan, baik itu melalui lembaga pendidikan maupun di luar lembaga pendidikan, harus teruji melalui uji kompetensi.
“Terima kasih, bersyukur hari ini sudah dilaksanakan (uji kompetensi wartawan). Saya berharap, uji kompetensi atau uji kemampuan ini, akan melahirkan wartawan profesional dan berkompeten,” katanya.
Lebih lanjut, Rudi menyampaikan, pemerintah sangat membutuhkan peran wartawan profesional, sebagai mitra menyampaikan informasi-informasi aktual termasuk informasi pembangunan Kota Batam kepada masyarakat.
Rudi-Marlin Potong Tumpeng HPN ke-78 Bersama PWI
Oleh karena itu, menciptakan wartawan profesional melalui lembaga pendidikan, harus ada dukungan pemerintah, PWI maupun dari lembaga lainnya.
Untuk itu, BP Batam maupun Pemerintah Kota (Pemko) Batam berupaya dan siap memfasilitasi, agar seluruh wartawan bisa berkompeten.
“Kita berharap, dari uji kompetensi ini akan membawa kebaikan. Kalau ingin membangun Kota Batam, wartawan tidak boleh ditinggal. Wartawan sangat penting, menciptakan lingkungan informasi yang sehat dan berkualitas,” imbuhnya.
Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengapresiasi pelaksanaan uji kompetensi yang mudah dilaksanakan di Kota Batam.
PWI Pusat Kolaborasi BUMN Gelar Uji Kompetensi Wartawan
Berbeda dengan pelaksanaan uji kompetensi di beberapa daerah lainnya. Hal ini, dikarenakan besarnya dukungan dari BP Batam maupun Pemko Batam.
“Di daerah lain, mendapatkan bantuan pemerintah sangat sulit sekali. Dengan adanya uji kompetensi gratis ini, tentu saja membantu teman-teman. Kalau dihitung biayanya itu, bisa Rp2,5 juta per orang untuk di daerah Jawa. Bahkan, kalau di Papua bisa sekitar Rp7 juta,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Kepri, Andi Gino, mengatakan, uji kompetensi yang dilaksanakan kali ini merupakan uji kompetensi ke-16 PWI Kepri.
Sebelumnya, uji kompetensi dilaksanakan dua tahun lalu dari dukungan BP Batam, di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi.
Dengan adanya uji kompetensi atas dukungan PWI Pusat ini, Andi menyampaikan, apresiasi atas dukungan yang telah diberikan PWI Pusat.
Sebab, uji kompetensi yang merupakan program utama dari PWI Pusat ini, sejalan dengan program PWI Kepri.
“Kami berharap, uji kompetensi serupa di tahun depan dan tahun berikutnya, terus bisa kami laksanakan berkesinambungan. Tentu saja, kami butuh dukungan BP Batam dan Pemko Batam, utamanya bapak Muhammad Rudi,” imbuhnya. (rud)
