YERUSALEM (Kepri.co.id – Xinhua) – Israel Katz, Menteri Pertahanan Israel, dalam sebuah kunjungan ke Tepi Barat yang diduduki pada Selasa (1/4/2O25), mengatakan, Israel tidak akan mengizinkan Otoritas Palestina mengendalikan daerah tersebut.
Katz didampingi Menteri Keuangan Israel yang berhaluan kanan jauh, Bezalel Smotrich, yang mengatakan, Israel “akan terus berada di sini.”
“Sama seperti kami menghancurkan terorisme di kamp-kamp Jenin, Tulkarm, dan Nur Syam, kami akan mencegah upaya apa pun yang dilakukan Otoritas Palestina untuk menguasai daerah-daerah di Yudea dan Samaria dan membahayakan permukiman Yahudi,” kata Katz.
Yudea dan Samaria merupakan pembagian administratif yang digunakan Israel, untuk menyebut seluruh Tepi Barat.
Otoritas Palestina merupakan badan yang diakui secara internasional yang menjalankan pemerintahan di beberapa bagian Tepi Barat, wilayah Palestina yang dicaplok Israel dalam perang Timur Tengah pada 1967.
Israel telah menguasai daerah tersebut sejak saat itu, meskipun mendapat kecaman internasional.
Sejak akhir Januari 2025, pasukan Israel telah melancarkan sebuah operasi militer berskala besar di Tepi Barat. Militer Israel sering mendeskripsikan operasi semacam itu sebagai tindakan kontraterorisme yang menyasar para militan. (amr/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Kepresidenan Palestina Tuding Israel Lakukan “Pembersihan Etnis” di Tepi Barat
Negara-negara Arab Tolak Upaya Relokasi Warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat
Mesir Kecam Pernyataan Menteri Israel Terkait Kedaulatan di Tepi Barat
Blokade Bantuan dan Tewasnya Staf PBB Hambat Pengiriman Bantuan Kemanusiaan di Gaza
