HAIKOU (Kepri.co.id – Xinhua) – TECH_SAS, salah satu tim teknologi terkemuka di Indonesia dan berprestasi di bidang robotika bawah air, baru-baru ini memperoleh gelar juara di 2026 Singapore AUV Challenge, menambah satu lagi penghargaan bergengsi untuk tim tersebut.
Kompetisi itu digelar 28 hingga 31 Mei di Kota Sanya, Provinsi Hainan di China selatan. Acara ini terutama berfokus pada perkembangan terdepan robotika kelautan dan peralatan cerdas bawah air, yang berpusat pada kemampuan inti kendaraan bawah air otonomos (autonomous underwater vehicle/ AUV) seperti persepsi otonomos, navigasi dan penentuan posisi, identifikasi target, pelaksanaan tugas, serta komunikasi bawah air.
Kompetisi ini, mengadopsi berbagai tugas yang menyimulasikan skenario aplikasi praktis, termasuk inspeksi bawah air, pencarian target, penempatan dan pengambilan sampel, penentuan posisi akustik, serta transmisi komando misi.
Tujuan utamanya, untuk mengevaluasi kemampuan tim peserta dalam integrasi sistem, pengendalian cerdas, dan pengambilan keputusan otonom di lingkungan bawah air yang kompleks, sehingga mendorong pengembangan inovatif dalam persepsi robot bawah air, navigasi, komunikasi, dan teknologi operasi otonomos.
Tim TECH_SAS termasuk dalam 27 tim yang berasal dari delapan negara dan kawasan, termasuk Indonesia, China, India, Australia, dan Singapura, yang lolos ke final dari total 118 tim yang mendaftar dalam kompetisi tahun ini.
Berkat operasional yang stabil dan efisiensi yang tinggi, wahana buatan TECH_SAS akhirnya menyabet gelar juara. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Lapangan jadi Saksi, Batam dan Singapura Pererat Hubungan Lewat Bola Voli
Batam – Singapura Bahas Kelanjutan Kerja Sama Kawasan Industri Berkelanjutan
Sambangi Kepala BP Batam, Menteri Singapura Puji Perkembangan Ekonomi Batam
Dubes RI untuk Singapura Siap Kolaborasi dengan BP Batam Gaet Investor
