Merry Riana, Perempuan Hebat, Sukses di Usia Muda

Penulis: Lisa

Tahukah kamu, mengapa banyak orang mengidolakan sosok perempuan yang sukses di usia muda bernama Merry Riana ini? Setidaknya Merry Riana sudah dikenal melalui tindakannya, bukan dengan komentarnya.

Kalau sekarang zamannya banyak perempuan yang memutuskan diri untuk menjadi “haters”, Merry Riana sudah bersibuk diri untuk menjadi pioner kesuksesan lho! Mau tahu lebih jelas tentang Merry Riana? Ini dia!

Seorang perempuan juga perlu yang namanya kemampuan mengambil keputusan lho. Merry Riana ini, sebagai sosok perempuan hebat, ia sudah membuktikan untuk mengambil keputusan besar dalam hidupnya ketika ayahnya mengirimnya untuk kuliah di jurusan Electrical and Electronics Engineering (EEE) di Nanyang Technological University (NTU) pada tahun 1998.

Padahal sebelumnya ia telah mempersiapkan untuk studi di urusan Teknik Elektro Universitas Trisakti. Ia memutuskan untuk menghindari situasi di dalam negeri waktu itu, pantang menyerah dengan segala macam tantangan di Singapura. Dan harus menanggung resiko walau harus hidup kekurangan ketika kuliah di Singapura.

Setiap orang mengalami problem, begitu juga dengan Merry Riana. Tanpa persiapan yang matang ia berada di Negeri Singa. Dia terus bergerak dengan meminjam dana beasiswa Bank Pemerintah Singapura sebanyak $40.000 dan mengembalikan setelah ia lulus kuliah dan bekerja.

Walau harus hidup minim, makan seadanya, dan dananya di tengah jalan sangat kurang, akhirnya ia bertindak untuk mengambil kerja part time. Menjadi penyebar pamflet/brosur, penjaga toko bunga, dan pelayan banquet di hotel sudah ia lakoni.

Meski seorang perempuan, tapi dia tetap memiliki visi hidup untuk menjadi orang sukses sebelum usia 30 tahun. Dan itu pun menjadi kenyataan. Berawal dari keinginannya masuk ke dunia bisnis. Ia pun mencoba peruntungan bisnis pembuatan skripsi, bisnis MLM, dan mencoba bermain saham. Kegagalan sempat membuatnya menangis.

Merry gagal dalam usaha multi level marketing dengan mengalami kerugian 200 dollar. Merry juga rugi 10.000 dollar saat mulai berbisnis saham. Meski gagal, ia pun masih bisa melanjutkan studi hingga lulus.

Sebagai perempuan, mentalnya pun pernah rapuh. Di usia muda harus menyelesaikan studi di negara perantauan, dan harus mendapat berbagai kegagalan. Kehidupan mempertemukan dengan Alva Tjenderasa, seorang teman dan kini menjadi suami Merry Riana.

Keduanya bekerjasama dalam bisnis penjualan di bidang keuangan. Banyak orang berkata bahwa pacaran bisa membawa dampak buruk. Tapi tergantung orangnya, Merry pun bisa bekerjasama meraih kesuksesan dengan kekasihnya itu.

Di waktu yang tepat akhirnya ia sukses sebagai Financial Consultant dengan menjual produk keuangan dan perbankan seperti asuransi, kartu kredit, deposito, tabungan, dan lain sebagainya. Hanya butuh waktu enam bulan pertama karirnya di Prudential, Merry mampu melunasi utangnya sebesar 40 ribu dolar Singapura.

Satu tahun pertama ia memiliki penghasilan sebesar 200 ribu Dollar Singapura atau sektar 1,5 Milyar Rupiah dan mendapat Penghargaan Penasihat Baru Teratas sebagai penasihat keuangan tahun 2003. Karier terus menanjak, membuat solidaritas pemuda, dan hidupnya berdampak bagi banyak orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *