Cuaca Ekstrim, Polres Tanjungpinang Pantau Aktivitas Pelayaran

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi

Jajaran Polres Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) memantau langsung aktivitas pelayaran di wilayah Tanjungpinang guna memastikan keselamatan pelayaran. Sebab, cuaca ekstrem melanda wilayah Kepulauan Riau, khususnya Tanjungpinang karena memasuki musim angin utara yang menyebabkan angin kencang dan gelombang tinggi. 

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, jajaran Polres dan polsek-polsek melaksanakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi guna mencegah dan mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Dia menuturkan, penyuluhan dilaksanakan dengan pemantauan aktivitas pelayaran, mulai dari aktivitas pompong penyeberangan Pelantar Kuning menuju Pulau Penyengat dan pemantauan di pelabuhan-pelabuhan di Tanjung Pinang. 

“Kita juga memberikan imbauan kepada para penambang boat agar tidak membawa penumpang melebihi batas muat saat cuaca buruk agar tidak diberangkatkan,” ujar Ucok di Mapolres Tanjung Pinang, Jumat (4/1/2019)

Dia meneyampaikan, kegiatan pemantauan, sosialisasi dan imbauan serta koordinasi dengan stakeholder terkait dilakukan untuk sedapat mungkin meniadakan atau meminimalisir dampak yang terjadi, baik dampak kerugian materil maupun korban jiwa akibat cuaca ekstrem. “Kita juga berkoordinasi dengan anggota BPBD terkait TRC (tanggap reaksi cepat) apabila terjadi bencana atau laka laut dan agar menggunakan life jacket,” kata dia.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan mulai dari Satuan Pol Air Polres Tanjung Pinang di seputaran Pelantar Kuning, Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Sri Bintan Pura (SBP) Tanjung Pinang melaksanakan pemantauan di Pelabuhan SBP. Satuan Sabhara berkoordinasi dengan BPDB Kepri dan jajaran polsek-polsek melaksanakan giat sambang warga.

“Kita berikan imbauan kamtibmas kepada kapten kapal, ABK dan buruh pekerja agar selalu menjaga koridor dalam fungsi pekerjaannya masing- masing. Pekerja lebih memperhatikan safety diri masing-masing untuk meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan (laka kerja),” kata Ucok.

Untuk kegiatan giat sambang, kata Ucok, melaksanakan sambang warga dan penambang boat yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas dan patroli blue light. Diharapkan kepada para penambang boat melengkapi boat dengan alat keselamatan (pelampung) mengingat cuaca hujan, angin kencang yang dapat terjadi kapan saja. Selalu memantau informasi resmi dari BMKG, dan otoritas pelabuhan setempat.

“Jangan mudah terpancing isu-isu/berita hoakas yang tidak bertanggung jawab. Waspada terhadap fenomena cuaca yang berubah-ubah yang dapat menyebabkan puting beliung, hujan lebat, angin kencang dan petir,” imbau Kapolres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *