FISIP Unri Selenggarakan Simposium Internasional Lingkungan dan Kebijakan Energi di Pulau Batam

Foto dari kiri ke kanan: Dr Mayarni, Wakil Dekan II Fisip Unri (berhijab), Prof Sujianto PhD, Tri Wahyu Rubianto MSi, Kepala Bappeda Kota Batam (berkaca mata), Dr Meyzi Heriyanto, Dekan Fisip Unri; Dr Auradian Marta, Wakil Dekan I Fisip Unri; Zu Dianle Tan PhD (nara sumber dari Singapura). (Sumber: FISIP Unri)

”Bunga Melati Harum Berseri
Mekar Sekuntum di Taman Indah
Untuk Lingkungan dan Energi Lestari
Mari Mulai Dengan Bismillah”

”Bunga Seroja Mekar Terbuka
Tumbuh Berseri di Tepian Taman
Simposium Keempat Kami Buka
Demi Bumi dan Masa Depan”

BATAM (Kepri.co.id) – Dua bait pantun di atas itulah yang dibacakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto ST MSi mewakili Walikota Kota Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi membuka simposium internasioal kebijakan energi dan lingkungan (ISEEP) dengan tema, ”Ekologi Manusia, dan Inovasi Sosial demi Keberlanjutan Lingkungan” di Hotel Harris Batam Center, Senin (31/8/2026).

Dilanjutkan Kepala Bappeda, mendukung Indonesia lebih hijau demi masa depan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkomitmen jika pembangunan Kota Batam tidak boleh mengorbankan generasi mendatang.

Suasana simposium internasioal kebijakan energi dan lingkungan (ISEEP) dengan tema, ”Ekologi Manusia, dan Inovasi Sosial demi Keberlanjutan Lingkungan” di Hotel Harris Batam Center, Senin (31/8/2026). (Sumber: FISIP Unri)

”Pembangunan tidak lagi hanya mengggunakan pendekatan bussiness as usual saja. Pembangun untuk mengejar pertumbuhan ekonomi, harus sejalan dengan keberlanjutan lingkungan sejak transisi transformasi energi yang adil yang mulai diberlakukan,” lanjutnya.

Dalam merespons isu lingkungan dan energi tersebut, jelasnya, Pemko Batam sedang berfokus pada pengelolaan sampah berbasas ekonomi sirkuler energi. ”Dari sini pula, Pemko Batam mendukung dengan mempersiapkan regualasi, yakni merevisi peraturan daerah tentang pengelolaan persampahan di Pulau Batam,” ujarnya.

Simposium internasional kebijakan energi ke-4 ini, melanjutkan dari simposium yang pertama, kedua, dan ketiga yang sebelumnya digelar pada 22–23 Oktober 2025 lalu di Hotel Pangeran, Pekanbaru.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri), Dr Meyzi Heriyanto SSos MSi, dalam sambutannya menyampaikan, simposium ini merupakan komitmen FISIP Unri memperkuat keberadaan ilmu sosial menjawab tantangan global di bidang ekologi manusia, yang berklindan dengan kebijakan lingkungan.

”Pendekatan ekologi manusia dan kebijakan lingkungan merupakan basis konseptual dan operasional yang kokoh memahami hubungan relasional timbal balik antara manusia, masyarakat, lingkunganm dan kebijakan sebagai satu ekosistem sosial yang inheren terintegrasi,” jelasnya.

Melalui simposium ke-4 ISEEP 2026 di Pulau Batam, lanjut Dr Meyzi, FISIP Unri berusaha mensinergikan kaum akademisi, pembuat kebijakan, dan praktisi untuk berbagi pengalaman memformulasikan secara komunikatif, agar pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan ihwal menjaga bumi agar tetap hijau.

Beberapa pembicara utama (main speakers) dalam simposium internasional ini di antaranya adalah Mariko Ogawa PhD (Centre for Southes Asian Studies/ CSEAS), Kyoto University Japan; Assoc Prof Dr Chan Kim Link, University Kebangsaan Malaysia; Prof Dr Ali Yusri MS, Universitas Riau; Zu Dienle Tan PhD, Nanyang Tecnoligical University Singapore; Iwan Kurniawan, Executive GM PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai, Indonesia.

Di tempat terspisah, Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP Unri, Dr Auradian Marta sebagai penanggung jawab simposium internasional ini, mengungkapkan, pelaksanaan ISEEP yang keempat di Pulau Batam diharapkan dapat memberikan makna signifikan bagi dunia. ”Ini disebabkan, Pulau Batam merupakan titik tumpu pembangunan ekonomi yang masif Indonesia,” ujar Dr Auradian.

Sehingga, berdasarkan analisisnya, kebijakan pembangunan berbasis kepentingan nasional, seperti Proyek Strategis Nasional (PSN), misalnya yang ada di daerah, khususnya di Pulau Batam, tidak boleh berbenturan dengan keharmonisan lingkungan sosial. (asa)

BERITA TERKAIT:

BP Batam Pastikan PSN Rempang Eco City Berjalan Baik

PSN Rempang Eco-City, Motor Baru Penggerak Ekonomi Masyarakat

Pengembangan PSN Rempang Eco-City Masuki Babak Baru

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lewat PSN Rempang Eco-City

PSN Rempang Eco-City Tetap Lanjut, Menteri Investasi Temui Masyarakat Rempang

 

Exit mobile version