BATAM (Kepri.co.id) – PT PLN Batam bersama PT Altiva Identity Datacenter menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik (PJBTL) dengan kapasitas 2 x 34,5 (69) MVA sebagai langkah strategis, mendukung pengembangan industri pusat data (data center) di Kota Batam.
Kerja sama tersebut, upaya memperkuat infrastruktur kelistrikan yang andal guna memenuhi kebutuhan energi sektor digital yang terus berkembang, sekaligus memperkokoh posisi Batam sebagai salah satu pusat ekonomi digital dan investasi teknologi di kawasan Asia Tenggara.
Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menegaskan, penyediaan pasokan listrik yang berkualitas merupakan faktor utama dalam menarik investasi, khususnya di sektor data center yang membutuhkan keandalan pasokan listrik selama 24 jam tanpa gangguan.
”Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen PLN Batam menyediakan energi listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan industri digital di Batam,” ujarnya.
Sementara itu, pihak PT Altiva Identity Datacenter menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN Batam, dalam memenuhi kebutuhan kelistrikan proyek data center yang tengah dikembangkan. Pasokan listrik berkapasitas 2 x 34,5 MVA dinilai menjadi fondasi penting bagi operasional pusat data berstandar internasional.
Kerja sama ini, juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam yang terus mendorong pengembangan ekosistem digital melalui penyediaan infrastruktur pendukung, mulai dari lahan, jaringan telekomunikasi hingga pasokan energi yang memadai.
Batam dinilai memiliki keunggulan kompetitif sebagai lokasi investasi data center karena letaknya yang strategis, berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, didukung jaringan kabel bawah laut internasional, serta ketersediaan kawasan industri yang terus berkembang.
Dalam beberapa tahun terakhir, PLN Batam secara konsisten memperluas kapasitas penyediaan listrik untuk sejumlah proyek data center berskala besar. Langkah tersebut, menjadi bagian dari strategi menjadikan Batam sebagai hub ekonomi digital, artificial intelligence (AI), dan cloud computing di Indonesia maupun kawasan regional.
Dengan penandatanganan PJBTL ini, PLN Batam kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis bagi investor dalam menyediakan infrastruktur energi yang andal, sehingga mampu mendorong pertumbuhan investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing Batam sebagai pusat industri digital nasional. (asa)
BERITA TERKAIT:
PLN Batam dan BP Batam Kawal Investasi AI Global, Batam Makin Strategis Sebagai Hub Data Center
BP BUMN dan PLN Batam Perkuat Infrastruktur Listrik untuk Data Center dan Industri
Pusat Data Center Kementerian Kominfo Tidak Mengaplikasikan Sistem Keamanan Terpadu
Data Center BP Batam Lebarkan Sayap hingga ke Provinsi Sumsel
Medco Power dan Telkom Group Kembangkan Bisnis Hyperscale Data Center di Batam
Data Center di KEK Nongsa Siap Operasi Tahun 2024, Target Investasi Rp40 Triliun
BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun AI Data Centre untuk Transformasi Digital Batam
Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
BP Genjot KEK Nongsa Pengembangan Pusat Data
