BEIJING (Kepri.co.id – Xinhua) – Berat sampel yang dikumpulkan dari sisi jauh Bulan oleh misi Chang’e-6, akan diumumkan pada Jumat (28/6/2024).
Wahana pembawa pulang yang membawa sampel-sampel tersebut, mendarat di Bumi wilayah Siziwang Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, Selasa (25/6/2024)
Demikian Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/ CNSA), Kamis (27/6/2024).
Baca Juga: China Dorong Misi Antariksa dengan Eropa di Tengah Agenda Eksplorasi yang Ambisius
Hu Hao, kepala tim perancang misi Chang’e-6, mengungkapkan, kesan awalnya terhadap sampel tanah Bulan pada konferensi pers yang digelar CNSA.
“Sampel tanah Bulan dari sisi dekat Bulan sangat halus dan gembur, sedangkan sampel dari sisi jauh Bulan tampak berbeda. Jadi, kami memiliki ekspektasi yang lebih tinggi untuk sampel-sampel Bulan yang baru, dan berharap para ilmuwan akan membuat penemuan-penemuan baru,” kata Hu.
Misi pengambilan sampel Bulan terdahulu, semuanya mengumpulkan sampel dari sisi dekat Bulan. Wahana Chang’e-6 telah berhasil mengumpulkan sampel dari sisi jauh Bulan untuk pertama kalinya, yang diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pemahaman yang lebih komprehensif tentang Bulan, ujar Li Chunlai, wakil kepala tim perancang misi Chang’e-6.
Wahana antariksa Chang’e-6 mendarat dan mengumpulkan sampel di Cekungan Kutub Selatan-Aitken (South Pole-Aitken/SPA). Cekungan SPA yang sangat besar itu, terbentuk akibat tumbukan benda langit lebih dari 4,3 miliar tahun silam dan memiliki diameter 2.500 kilometer serta kedalaman sekitar 13 kilometer.
Baca Juga: Astronot China Rampungkan Uji Coba Luar Angkasa Terkait Kekuatan dan Kemampuan Adaptasi Otot
Sejauh ini, cekungan tersebut diyakini sebagai kawah tumbukan terbesar yang ditemukan di tata surya bagian dalam.
Wahana Chang’e-6 yang terdiri dari wahana pengorbit (orbiter), pendarat (lander), pendaki (ascender), dan pembawa pulang (returner) diluncurkan pada 3 Mei 2024. Wahana pembawa pulang yang membawa sampel-sampel tersebut, mendarat di Bumi pada Selasa (25/6/2024). (asa/ xinhua-news.com)
