Direktur Dinas Rahasia AS Mundur, Usai Gagal Hentikan Percobaan Pembunuhan Trump

Direktur Dinas Rahasia (Secret Service) Amerika Serikat (AS), Kimberly Cheatle. (F. Xinhua)

AMERIKA (Kepri.co.id -Xinhua) – Direktur Dinas Rahasia (Secret Service) Amerika Serikat (AS), Kimberly Cheatle pada Selasa (23/7) mengundurkan diri setelah menerima kemarahan yang meluas atas kegagalan badan tersebut, mencegah upaya pembunuhan terhadap mantan Presiden Donald Trump, baru-baru ini dalam sebuah kampanye di Pennsylvania.

Pengunduran diri Cheatle terjadi satu hari setelah dia dicerca dalam sidang dengar pendapat kongres para anggota parlemen, yang mengatakan Cheatle gagal menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar dan menuntutnya segera mengundurkan diri.

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Washington DC. (XHTV)

Pada sidang dengar pendapat yang digelar Komite Pengawasan dan Akuntabilitas DPR AS, Cheatle mengakui, kejadian tersebut merupakan “kegagalan operasional yang paling signifikan di dinas rahasia dalam beberapa dekade terakhir.”

Komite tersebut melontarkan sebuah pernyataan usai sidang dengar pendapat. “Anggota Partai Republik dan Demokrat menekan Direktur Dinas Rahasia AS, Kimberly Cheatle memberikan jawaban atas kelalaian keamanan mengerikan, yang menyebabkan percobaan pembunuhan terhadap (mantan) Presiden Trump, pembunuhan terhadap seorang korban yang tidak bersalah, dan melukai orang lainnya dalam kerumunan massa saat kampanye di Butler, Pennsylvania,” demikian isi pernyataan tersebut.

“Direktur Cheatle tidak bisa atau menolak menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar dari para anggota Komite, sehingga para anggota dari Partai Republik dan Partai Demokrat meminta agar Direktur Cheatle segera mengundurkan diri.” (now/ xinhua-news.com)

Exit mobile version