Kepala BPKPD Anambas Ajak Media jadi Mitra Kawal Kondisi Fiskal Daerah

Kepala BPKPD Anambas Ajak Media jadi Mitra Kawal Kondisi Fiskal Daerah

ANAMBAS (Kepri.co.id) – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Kepulauan Anambas, menggelar diskusi ringan bersama awak media. Kegiatan dihadiri Kepala BKPD dan juga hadir Sekretaris Kominfo di Rumah Makan Siantanur, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Jumat (24/4/2026).

Kepala BPKPD Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media, yang telah memenuhi undangan silaturahmi tersebut. ”Saya mengajak teman-teman bisa menjadi partner pada saat saya berada di organisasi perangkat daerah (OPD) yang sebelumnya. Sekarang juga saya tetap membutuhkan teman-teman, bisa menjadi mitra saya di OPD yang baru ini yaitu di BPKPD Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Syarif.

”Anambas sekarang ini sedang tidak baik-baik saja kondisi fiskalnya. Seperti yang pernah dipublikasikan Pak Bupati dalam kesempatan sebelumnya, sekarang ini pendapatan Anambas tidak mampu menutupi belanjanya. Kita mengalami defisit Rp110 miliar,” jelas Syarif.

Saat ini, BPKPD memiliki tugas menekan defisit tersebut hingga batas paling minimal. ”Sehingga, kalaupun ada utang belanja untuk tahun ke depan, itu tidak sampai terlalu besar,” tambahnya.

Kepala BPKPD menegaskan, peran media sebagai pengawas atau watchdog dalam memantau realisasi belanja daerah. Ia meminta, media memastikan pengeluaran dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) benar-benar untuk prioritas mandatory spending, bukan kegiatan seremonial yang masih bisa diefisienkan.

”Teman-teman punya hak sebagai media memantau itu. DPA itu bukan hal yang rahasia. Jadi, bisa diakses supaya bisa dilihat,” katanya.

Ia mengaku memiliki keterbatasan dalam mengambil kebijakan, sehingga berharap media menjadi penyeimbang, katalisator, sekaligus memberi masukan. ”Mungkin sebaiknya, hal-hal yang seperti ini bisa diefisienkan, atau kita fokus kepada hal-hal yang kemudian bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” jelas Syarif.

Menurutnya, publikasi yang dilakukan media punya manfaat besar bagi daerah. ”Supaya di luar sana tahu, kondisi sekarang di Anambas seperti apa. Kalau ada investor yang melihat potensi di Anambas dari apa yang teman-teman publikasikan, tertarik dan kemudian datang berinvestasi di Anambas, ujung-ujungnya pasti menambah PAD kita,” terang Syarif.

Ia meyakini, insan pers yang hadir memiliki rasa memiliki terhadap Anambas. ”Kalau Anambas ini kondisinya memburuk, teman-teman juga pasti merasakannya. Begitu juga kalau nantinya Anambas ini menjadi lebih baik, pasti teman-teman juga punya kebanggaan tersendiri bahwa ada andil dari kita semua,” hujjah Syarif.

Selain meminta saran dan masukan, Kepala BPKPD juga membuka ruang diskusi lebih lanjut dengan awak media. ”Kalau kemarin itu pesannya, yang penting lancar. Jangan sampai tersendat. Nah, dalam kondisi seperti ini, bagaimana kita menyikapinya? Apa yang bisa kita ambil sebagai solusi supaya tidak tersendat?” ujar Syarif.

Menjawab pertanyaan wartawan, terkait fiskal dan efisiensi anggaran Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dikatakan Kepala BPKPD, salah satu terkait klasifikasi dalam pengelolaan keuangan daerah, mengenai belanja modal dan belanja barang dan jasa memiliki fungsi serta perlakuan akuntansi yang berbeda.

Belanja modal adalah pengeluaran untuk membentuk atau menambah aset tetap, yang manfaatnya lebih dari satu tahun. Sifatnya investasi jangka panjang dengan nilai relatif besar.

Contohnya pembangunan gedung, pembelian kendaraan dinas, solar cell, serta pengadaan laptop (note book) dan kamera perlengkapan (studio video) seperti dalam kasus ini. Hasil belanja modal dicatat sebagai kekayaan daerah yang wajib dijaga keberadaannya.

Sementara itu, belanja barang dan jasa adalah pengeluaran untuk keperluan operasional harian, yang manfaatnya habis dalam satu tahun atau bersifat habis pakai.

Contohnya alat tulis kantor (ATK), bahan bakar, jasa konsultan, atau biaya rapat. Belanja ini langsung dibebankan sebagai biaya pada tahun berjalan dan tidak menambah aset daerah. (fen)

BERITA TERKAIT:

Rakor SMSI Kepri, Aneng: Media Mitra Pemerintah Membangun Daerah

Aneng Ajak SMSI Kepri Ikut Bangun Kepulauan Anambas

Bupati Aneng Pimpin Apel Gabungan ASN di Halaman Kantor Bupati

Disdikpora Anambas Perkuat Sinergi Lintas Sektoral dan Transformasi Digital, Tingkatkan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan

BPK Periksa Kendaraan Dinas Milik Satpol PP dan Sekretariat Anambas

BPK Periksa Kendaraan Dinas Milik Satpol PP dan Sekretariat Anambas

Kejari Anambas Segera Resmikan Kantor Baru di Pasir Peti Pekan Ini

 

Exit mobile version