TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) — Suasana Kota Tanjungpinang akan semakin semarak pada Kamis (24/9/2026), melalui pelaksanaan Pawai Lampion Moon Cake Festival PSMTI Kota Tanjungpinang–Kabupaten Bintan.
Mengusung tema ”Semarak Lampion, Rangkai Kebersamaan di Bawah Terang Bulan”, kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan budaya dalam rangka Moon Cake Festival, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat di Kota Tanjungpinang.
Pawai lampion tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 2.000 peserta, berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Peserta tidak hanya berasal dari lingkungan keluarga besar PSMTI, tetapi juga melibatkan berbagai paguyuban, sekolah-sekolah, perbankan, komunitas, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum.
Kehadiran ribuan peserta dengan membawa lampion dan berbagai bentuk kreativitas diharapkan akan memberikan warna tersendiri bagi wajah Kota Tanjungpinang pada malam perayaan tersebut.
Menghidupkan Semangat Kebersamaan
Pawai Lampion Moon Cake Festival PSMTI tahun ini, dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan hiburan, melainkan sebagai ruang perjumpaan masyarakat dari berbagai latar belakang. Lampion yang menjadi simbol utama kegiatan, akan menghiasi perjalanan peserta sepanjang rute pawai.
Cahaya lampion yang berpadu dengan suasana malam dan terang bulan diharapkan menjadi simbol persatuan, kehangatan, harapan, dan kebersamaan. Melalui tema ”Semarak Lampion, Rangkai Kebersamaan di Bawah Terang Bulan”, PSMTI Kota Tanjungpinang–Kabupaten Bintan ingin menghadirkan sebuah perayaan yang dapat dinikmati bersama oleh seluruh masyarakat.
Kegiatan ini, juga menjadi gambaran bahwa keberagaman masyarakat Tanjungpinang dapat dirangkai menjadi sebuah kekuatan sosial yang harmonis. Pawai lampion diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, saling mengenal dan menikmati kemeriahan budaya dalam suasana yang penuh kegembiraan.
Dimulai dari Jalan Teuku Umar
Berdasarkan rencana pelaksanaan, peserta pawai mulai berkumpul pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Jalan Teuku Umar, tepatnya di lahan kosong di samping BNI.
Peserta akan melakukan persiapan dan membentuk barisan sesuai kelompok masing-masing, sebelum pawai dimulai. Selanjutnya, kegiatan Flag Off Pawai Lampion dijadwalkan sekitar pukul 18.15 WIB dan akan dilanjutkan dengan perjalanan peserta mengikuti rute yang telah ditentukan oleh panitia.
Rute pawai dimulai dari: Jalan Teuku Umar → Jalan Teratai → Jalan Bakar Batu → kawasan Apotik Garuda → Jalan Tambak → Jalan Mawar → Jalan Temiang → menuju area panggung utama.
Sepanjang perjalanan, peserta akan membawa lampion dan menampilkan berbagai kreativitas kelompok masing-masing.
Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 2.000 orang, pawai diperkirakan akan menjadi salah satu kegiatan yang cukup meriah dan menarik perhatian masyarakat Tanjungpinang.
Panitia juga telah mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis, termasuk pengaturan peserta, barisan, relawan serta koordinasi untuk mendukung kelancaran kegiatan.
Melibatkan Berbagai Elemen Masyarakat
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam Pawai Lampion Moon Cake Festival kali ini adalah keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Peserta berasal dari berbagai paguyuban dan organisasi kemasyarakatan, sekolah, dunia usaha, perbankan, komunitas hingga masyarakat umum.
Keikutsertaan berbagai kelompok tersebut menjadi bagian penting dari semangat kebersamaan yang ingin dibangun melalui kegiatan ini.
Tidak ada batasan latar belakang dalam perayaan tersebut. Semua masyarakat dapat hadir dan menikmati suasana festival bersama-sama.
Dengan demikian, pawai lampion tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga menjadi wadah memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya.
Dimeriahkan Berbagai Hadiah Menarik
Kemeriahan Pawai Lampion Moon Cake Festival juga akan semakin lengkap dengan adanya lucky draw untuk para peserta. Panitia bersama para sponsor telah menyiapkan berbagai hadiah menarik yang akan dibagikan kepada peserta.
Salah satu hadiah utama yang paling menarik perhatian adalah 1 unit HP iPhone 17 Pro Max, yang disponsori oleh Ketua PSMTI Kota Tanjungpinang–Kabupaten Bintan, Djony Janto.
Selain hadiah utama tersebut, tersedia pula berbagai hadiah lainnya dari para sponsor, antara lain sepeda Polygon, berbagai perangkat elektronik, voucher makan Indah Rasa, serta beragam hadiah menarik lainnya.
Kehadiran hadiah-hadiah tersebut, diharapkan semakin menambah antusiasme masyarakat untuk ikut serta dalam pawai lampion.
Namun demikian, panitia menegaskan, inti kegiatan bukan semata-mata mengenai hadiah, melainkan bagaimana masyarakat dapat berkumpul dan menikmati suasana kebersamaan dalam sebuah perayaan yang penuh warna.
Semangat Kebersamaan Menjadi Kekuatan Utama
Ketua Panitia Pawai Lampion Moon Cake Festival PSMTI Kota Tanjungpinang–Kabupaten Bintan, Alay Imanuel, menyampaikan, kegiatan tersebut dipersiapkan dengan semangat untuk menghadirkan sebuah perayaan yang dapat dinikmati masyarakat luas.
Menurutnya, antusiasme berbagai kelompok masyarakat untuk ikut serta menjadi bagian penting dari pelaksanaan kegiatan.
Pawai Lampion diharapkan dapat menjadi momentum mempertemukan masyarakat dalam suasana yang santai, penuh kegembiraan sekaligus mempererat hubungan sosial antarkomunitas.
Dengan ribuan peserta yang akan ikut ambil bagian, panitia juga mengharapkan seluruh peserta dapat mengikuti ketentuan dan arahan petugas selama kegiatan berlangsung, agar pawai berjalan tertib, aman, dan lancar.
Perayaan yang Terbuka untuk Masyarakat
Sementara itu, Ketua PSMTI Kota Tanjungpinang–Kabupaten Bintan, Djony Janto, turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pawai Lampion Moon Cake Festival.
Keterlibatan berbagai kelompok masyarakat menunjukkan, kegiatan budaya dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat.
”Pawai lampion juga menjadi kesempatan, memperkenalkan dan melestarikan nilai-nilai budaya sekaligus mengajak masyarakat menikmati sebuah perayaan yang penuh dengan semangat kebersamaan,” ujar Djony Janto.
Dukungan Djony Janto sebagai salah satu sponsor hadiah utama, berupa iPhone 17 Pro Max, juga menjadi bagian dari upaya memberikan apresiasi dan menambah semarak kegiatan bagi masyarakat yang ikut berpartisipasi.
Dari Kebersamaan untuk Masyarakat
Sementara itu, Ratna Zhu, selaku Sekretaris PSMTI Kota Tanjungpinang–Kabupaten Bintan sekaligus Sekretaris Panitia Bazaar dan Moon Cake Festival PSMTI Kota Tanjungpinang–Kabupaten Bintan, menyampaikan, rangkaian kegiatan Moon Cake Festival tahun ini dirancang sebagai sebuah perayaan yang mengedepankan kebersamaan.
Menurut Ratna Zhu, pawai lampion menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian kegiatan, karena menghadirkan masyarakat secara langsung dalam suasana yang penuh warna dan kegembiraan.
Tema ”Semarak Lampion, Rangkai Kebersamaan di Bawah Terang Bulan” menggambarkan harapan, agar cahaya lampion tidak hanya menjadi keindahan visual di sepanjang jalan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan keharmonisan masyarakat.
”Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh masyarakat dapat berkumpul, bersilaturahmi, dan menikmati suasana kebersamaan. Lampion yang menyala bersama-sama menjadi simbol bahwa ketika kita bersatu, keberagaman justru menjadi sesuatu yang indah,” ujar Ratna Zhu, menyebutkan semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut.
Bukan sekadar pawai, tetapi pesan kebersamaan Pawai Lampion Moon Cake Festival PSMTI 2026, pada akhirnya bukan sekadar perjalanan ribuan orang membawa lampion di sepanjang jalan.
Di balik cahaya lampion, terdapat pesan tentang persatuan, persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan.
Berbagai masyarakat dengan latar belakang berbeda, akan berjalan bersama dalam satu rangkaian kegiatan. Sekolah, paguyuban, komunitas, perbankan, dunia usaha dan masyarakat umum akan berada dalam satu suasana yang sama.
Cahaya lampion yang berjejer di sepanjang jalan, akan menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana berbagai perbedaan dapat menyatu menjadi sebuah pemandangan yang indah ketika berjalan bersama. Di bawah terang bulan, masyarakat Tanjungpinang diajak kembali menikmati arti penting kebersamaan.
Menjadi Warna Baru Kota Tanjungpinang
Pelaksanaan pawai lampion pada Kamis (24/9/2026) juga diharapkan memberikan warna tersendiri bagi aktivitas masyarakat di kawasan Kota Tua Tanjungpinang.
Dengan berbagai ornamen lampion, peserta pawai, atraksi budaya dan rangkaian hiburan yang telah disiapkan panitia, kegiatan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu bagian yang menarik dari rangkaian Moon Cake Festival PSMTI Kota Tanjungpinang–Kabupaten Bintan.
Masyarakat yang tidak ikut sebagai peserta, dapat menyaksikan kemeriahan pawai di sepanjang rute dengan tetap memperhatikan arahan petugas dan menjaga ketertiban.
Pawai dijadwalkan berlangsung mulai sore hingga malam hari, dilanjutkan dengan berbagai atraksi seni dan budaya serta lucky draw bagi para peserta.
Semarak Lampion, Rangkai Kebersamaan di Bawah Terang Bulan
Pada akhirnya, ribuan cahaya lampion yang menerangi jalan, bukan hanya menjadi sebuah tontonan yang indah. Setiap lampion membawa harapan. Setiap langkah peserta membawa semangat kebersamaan. Dan setiap pertemuan menjadi bagian dari upaya merajut persaudaraan.
Melalui Pawai Lampion Moon Cake Festival PSMTI Kota Tanjungpinang–Kabupaten Bintan 2026, masyarakat diajak bersama-sama menikmati indahnya malam, berbagi kebahagiaan dan merangkai kebersamaan di bawah terang bulan.
”Mari semarakkan lampion, hadirkan kebersamaan, dan jadikan malam penuh cahaya sebagai kenangan indah bagi Kota Tanjungpinang,” ujar Ratna Zhu. (asa)
