BATAM (Kepri.co.id) – Kehadiran Miss Teen Universe Indonesia 2026, Shaniya Macloed, membawa suasana berbeda bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Batam. Melalui kunjungan sosial yang digelar Selasa (23/6/2026), Shaniya menghadirkan pesan motivasi, edukasi, dan semangat perubahan, agar warga binaan terus berjuang mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Kegiatan sosial tersebut, merupakan bagian dari program kepedulian yang diinisiasi Shaniya Macloed sebagai bentuk dukungan terhadap proses pembinaan warga binaan perempuan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Batam, Nur Mustafidah AMd IP SSos MH, mengatakan, kegiatan ini menjadi energi positif bagi warga binaan, dalam menjalani masa pembinaan.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi, edukasi, serta dukungan positif kepada warga binaan perempuan agar terus mengembangkan diri, menggali potensi, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Shaniya berinteraksi langsung dengan warga binaan melalui sesi berbagi pengalaman, diskusi, serta penyampaian materi mengenai pentingnya membangun kepercayaan diri, menjaga kesehatan mental, dan mengembangkan keterampilan sebagai bekal menghadapi masa depan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusias. Para warga binaan aktif mengikuti diskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan, menunjukkan semangat untuk terus belajar dan memperbaiki diri selama menjalani proses pembinaan.
Shaniya Macloed menyampaikan, setiap orang memiliki kesempatan berubah dan menciptakan kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, masa pembinaan bukan menjadi akhir perjalanan, melainkan kesempatan melakukan refleksi, membangun karakter, dan menyiapkan langkah baru.
“Setiap individu memiliki potensi dan kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik. Dukungan serta motivasi dari lingkungan sekitar, dapat menjadi kekuatan bagi mereka bangkit dan percaya diri menghadapi masa depan,” katanya.
Kunjungan Miss Teen Universe Indonesia 2026 ini, sejalan dengan upaya Lapas Perempuan Kelas IIB Batam dalam menghadirkan program pembinaan yang humanis dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.
Kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan berbagai elemen masyarakat, menjadi bagian penting dalam menciptakan proses reintegrasi sosial yang lebih baik. Dengan dukungan yang tepat, warga binaan diharapkan mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, produktif, dan memiliki harapan baru.
Melalui kegiatan tersebut, Shaniya Macloed tidak hanya membawa pesan kepedulian, tetapi juga menanamkan keyakinan bahwa perubahan selalu terbuka bagi siapa pun yang mau berusaha. (asa)
BERITA TERKAIT:
Semarak Hari Gerak PKK ke-53, Ketua TP PKK Batam Kunjungi Lapas Perempuan dan Beri Motivasi
Peringati Hari Ibu, Lapas Perempuan Batam Gelar Panggung Kreativitas Warga Binaan
Perkuat Integritas dan Profesionalisme, Dirjen Pas Pusatkan Perhatian pada Lapas Perempuan Batam
