Lis Kucurkan Insentif untuk Ratusan Guru PAUD Non Formal

Lis Kucurkan Insentif untuk Ratusan Guru PAUD Non Formal
Kadis Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs Teguh Ahmad Syafari MSi kongkow bersama Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Tanjungpinang, baru-baru ini. (F. devi)

TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang telah mengucurkan insentif kuartal pertama tahun 2025, bagi ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Non Formal. Penyaluran insentif ini dilakukan pada Kamis (22/5/2025z0, dan disambut gembira oleh para pendidik.

“Alhamdulillah, kami sudah menerima insentif ini, rasanya plong,” ungkap Devi, salah satu guru PAUD Non Formal di Tanjungpinang. Setelah menunggu beberapa bulan, harapan para guru akhirnya terwujud.

Devi menyampaikan rasa terima kasih kepada Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, yang telah memperhatikan kesejahteraan para pendidik.

“Saat ini, banyak yang perlu dibenahi, terutama dalam pendidikan. Peningkatan sumber daya manusia (SDM) dari PAUD hingga SMP di Tanjungpinang menjadi prioritas,” tambahnya.

Menurut Devi, pengaruh efisiensi dan pergantian pimpinan daerah sempat menyebabkan penundaan dalam pembayaran insentif. “Kami apresiasi, Pak Wali berkomitmen memprioritaskan insentif bagi para pendidik non formal, guru Taman Pendidikan Quran (TPQ), dan pekerja sosial informal,” jelasnya.

Menanggapi soal pembayaran insentif ini, Kadis Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs Teguh Ahmad Syafari MSi, menjelaskan, keterlambatan pembayaran bukan karena ada unsur lain, namun penyesuaian data dan perhitungan efisiensi anggaran.

“Peralihan jabatan baru, sehingga walikota perlu mendapatkan laporan akan kegiatan ini, serta persetujuan beliau, administrasi tidak masalah,” ujarnya.

Harapannya ke depan, persoalan kesejahteraan bagi pendidik non formal akan lancar seperti biasa.

“Semangat buat pendidik, terus berkarya buat masa depan anak bangsa terutama anak Tanjungpinang,” tutupnya. (zek/ dev)

 

Exit mobile version