BATAM (Kepri.co.id) – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi ingin ekonomi Batam melejit dengan pertumbuhan 7 persen.
Untuk mencapai harapan tersebut, Rudi mengajak seluruh pegawai, menjaga kekompakan dalam mewujudkan cita-cita pembangunan Batam ke depan.
Menurut Rudi, kolaborasi yang maksimal antar seluruh pegawai, merupakan faktor penting guna merealisasikan sejumlah program strategis BP Batam tahun 2024.
Mengingat, BP Batam masih menggesa sejumlah pembangunan penting. Mulai dari infrastruktur jalan, pembangunan Fly Over Seiladi, serta pengembangan bandara dan pelabuhan peti kemas.
“Mari jaga kekompakan antar pegawai. Saya ingin, realisasi investasi bisa meningkat tahun 2024 ini. Apabila investasi meningkat, ekonomi pun akan tumbuh baik,” pesan Rudi saat memimpin apel gabungan seluruh pegawai BP Batam, Selasa (20/2/2024).
Ia menyampaikan, total investasi secara keseluruhan meningkat 18 persen sepanjang tahun 2023.
Di mana, jumlah keseluruhan nilai realisasi investasi, baik Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), sebesar Rp15,62 triliun.
Dengan rincian, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam sebesar 595,9 juta dolar AS atau setara Rp8,8 triliun dan nilai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp6,8 triliun.
Bahkan, BP Batam yang identik dengan realisasi investasi asing, mampu bekerja keras menyumbangkan 77 persen realisasi PMA di Provinsi Kepri, sepanjang tahun 2023.
“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh pegawai. Pencapaian ini tentu tidak terlepas dari semangat kita semua, menjadikan BP Batam sebagai lembaga yang ikut berperan penting dalam kemajuan ekonomi daerah,” tutup Rudi. (rud)