Hendro Dwi Yunianto, Ketua DPW PSI Provinsi Kepri dan para pengurus.

Setelah dinyatakan lulus sebagai peserta Pemilu 2019 oleh KPU dengan nomor urut 11, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Kepulauan Riau bergerak cepat memulai proses penerimaan bakal calon anggota legislatif dari PSI. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPW PSI Provinsi Kepri, Hendro Dwi Yunianto, Selasa (20/2) di Tanjungpinang.

“Saya mewakili seluruh pengurus PSI se-Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Provinsi Kepulauan Riau atas dukungannya kepada Partai Solidaritas Indonesia, berkat dukungan masyarakat Kepri PSI lulus sebagai peserta Pemilu 2019”, ucap Hendro.

Untuk menghadapi Pemilu 2019 ini, PSI telah mempersiapkan diri melalui proses rekrutmen bakal calon legislatif secara terbuka melalui website resmi PSI. Selain proses rekrutmen, proses seleksi bakal caleg juga akan dilakukan secara terbuka dan dipublikasikan. Dengan melakukan rekrutmen bakal caleg secara terbuka akan menghindari praktek-praktek korupsi.

Pembukaan Pendaftaran Baceleg Hingga 31 Maret 2018

Tahapan rekrutmen bakal caleg PSI saat ini sedang berlangsung hingga 31 Maret 2018. PSI membuka peluang bagi masyarakat luas untuk mendaftar menjadi calon legIslatif melalui PSI. Para bakal caleg ini akan diminta mengisi formulir secara online, kemudian formulir tersebut diunduh dan diserahkan ke basecamp PSI setempat. Bakal caleg PSI juga diminta untuk membuat tulisan tentang gagasan-gagasan pemberantasan korupsi atau upaya merawat keberagaman.

Setelah dokumen bakal caleg diteliti dan dinyatakan memenuhi syarat, bakal caleg akan diundang untuk mengikuti seleksi secara terbuka di depan para juri dan panitia seleksi (Pansel). Pansel akan dibentuk pada masing-masing Kabupaten dan Kota se Provinsi Kepri untuk menseleksi bakal caleg DPRD Kabupaten dan Kota. Untuk DPRD tingkat Provinsi Kepri akan diseleksi oleh juri dan Pansel dari DPW PSI Kepri. Para juri dan pansel adalah tokoh masyarakat, akademisi, tokoh perempuan dan tokoh anti korupsi. Saat ini beberapa tokoh yang menyatakan kesediannya menjadi Pansel Bacaleg PSI Provinsi Kepri yaitu pengamat politik Zamzami A. Karim dan Mantan Wakil Walikota Tanjungpinang, Edward Mushalli.

Sistem perekrutan caleg terbuka ini dilakukan untuk mendapatkan para caleg yang berkapasitas baik dan menghindari praktek korupsi saat perekrutan berlangsung. Hal ini berbeda dengan cara-cara perekrutan tertutup yang selama ini terjadi.

“Sistem rekrutmen caleg secara tertutup dan ekslusif cendrung koruptif dan menghasilkan calon legislatif yang tidak kompeten. PSI menolak proses rekrutmen yang tertutup dan tidak transparan tersebut”, ucap Hendro.

“Saya menghimbau kepada seluruh pengurus dan anggota PSI serta masyarakat Kepri untuk memanfaatkan masa rekrutmen ini untuk mempersiapkan diri menjadi caleg dari PSI. Silahkan kunjungi website resmi kami dan daftarkan diri secara online serta menyerahkan hardcopy-nya pada basecamp DPD dan DPW PSI se-Provinsi Kepri. Untuk memperbaiki sistim politik bangsa ini dibutuhkan orang-orang yang baik pula”, tutup Hendro.(***)

1 thought on “PSI Rekrut Caleg Dengan Seleksi Yang Transparan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *