MOSKOW (Kepri.co.id – Xinhua) – Rusia akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan, dalam merespons penempatan pangkalan pertahanan udara Amerika Serikat (AS) di Polandia, seperti dilansir media lokal pada Rabu (13/11/2024), mengutip pernyataan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Kementerian Luar Negeri Polandia pada Rabu (13/11/2024), mengumumkan, pangkalan pertahanan rudal AS yang baru itu akan dibuka di Redzikowo, Polandia utara, pada 13 November 2024.
Baca Juga: Pasukan Rusia Cegat dan Hancurkan 144 Drone Ukraina di Atas Sembilan Wilayah Rusia
Pangkalan tersebut, yang dikenal sebagai “Aegis Ashore”, merupakan bagian dari perisai rudal NATO yang lebih luas.
Perisai itu dapat mendeteksi dan mencegat rudal balistik jarak pendek hingga menengah serta, akan berada di bawah komando NATO dan Komando AS, Eropa.
Baca Juga: Putin Teken Dekrit Tambah Personel Militer Jadi 1,5 Juta
“Tentu saja, penempatan tersebut akan mengarah pada penerapan langkah-langkah yang tepat untuk memastikan keseimbangan,” kata Peskov, menambahkan bahwa pangkalan baru itu merupakan contoh nyata dari kemajuan infrastruktur militer Amerika, menuju perbatasan Rusia dan “upaya untuk mengekang potensi militer Rusia.”
Peskov mengatakan, Presiden Rusia, Vladimir Putin menyatakan kekhawatiran serius atas rencana AS, menerapkan sistem pertahanan rudal di Eropa selama masa kepresidenan George W Bush.
Baca Juga: Kremlin Sebut Tindakan Barat Akan Pengaruhi Pembaruan Doktrin Nuklir Rusia
Saat itu, Putin mengatakan, rencana ini bertujuan untuk menahan Rusia, bukan ancaman dari Iran.
Peskov mengatakan, pangkalan di Polandia mengonfirmasi validitas kekhawatiran tersebut. (amr/ xinhua-news.com)
