Cen Sui Lan Boyong Dirjen Cipta Karya, Tinjau Progres Pembangunan Pasar Baru

F. dok csl

TANJUNGPINANG (Kepri co.id) – Cen Sui Lan, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri memboyong mitra kerja Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti meninjau progres pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang, Rabu (8/11/2023).

Seperti diketahui, pembangunan Pasar Baru Tanjungpinang ini, merupakan intervensi Cen Sui Lan yang prihatin Pasar Ikan KUD Pelantar II Tanjungpinang, roboh pada awal tahun 2022.

Setelah koordinasi intens Cen Sui Lan dengan Rahma, Walikota Tanjungpinang saat itu, serta jajaran terkait, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memprioritaskan pembangunan Pasar Baru dalam APBN, termasuk penambahan anggaran revitalisasi.

“Itulah peran wakil rakyat yang peduli dan berbuat nyata untuk masyarakat. Saya mohon dukungan masyarakat, agar terobosan yang lebih besar bisa dilakukan,” pinta Cen Sui Lan kepada wartawan.

Peninjauan yang dilakukan Cen Sui Lan dan Diana ke Pasar Baru ini, keduanya didampingi Pj Walikota Tanjungpinang, Hasan.

Diana, yang merupakan tangan kanan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengapresiasi pembangunan yang berjalan lancar dan sesuai jadwal.

“Insya Allah, akhir tahun selesai pembangunannya,” ujar Diana di sela-sela kunjungan tersebut.

Diana juga menekankan, pentingnya pemeliharaan dan penggunaan pasar yang efektif pasca pembangunan, dengan anggaran yang telah dialokasikan Rp76,4 miliar.

Terdapat peringatan khusus mengenai penanganan sampah di pasar, untuk menjaga kebersihan dan kelestarian.

Hasan melaporkan, pengelolaan Pasar Baru akan dilakukan BUMD Tanjungpinang, dengan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan yang tengah disusun.

Pemko Tanjungpinang, juga berencana meningkatkan infrastruktur pendukung. Seperti jalan masuk pasar, penataan taman, serta fasilitas air bersih dan kelistrikan.

“Kita sudah dua tiga kali rapat, menyusun SOP pengelolaan yang jualan di sini,” klaim Hasan.

Hasan berjanji, pedagang lama akan mendapatkan prioritas kembali berjualan di pasar, dengan total 800 lapak tersedia.

“Kalau nanti semua (pedagang) lama sudah masuk, jika masih ada kosong, baru kita kasih yang lain,” janji Hasan.

Pembangunan pasar ini, merupakan buah intervensi langsung Cen Sui Lan, yang bergerak cepat setelah Pasar Ikan KUD roboh pada awal tahun 2022.

Pasar Baru Tanjungpinang, diharapkan akan menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) dan menjadi pusat ekonomi. Sekaligus, menghidupkan kembali semangat pedagang setelah musibah yang terjadi. (asa)

Exit mobile version