ITALIA (Kepri.co.id – Xinhua) – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Tujuh (Group of Seven/ G7) 2024 yang berlangsung selama tiga hari resmi dibuka pada Kamis (13/6/2024) di Apulia, sebuah daerah di selatan Italia, dengan fokus pada konflik global dan hubungan dengan Global South. G7 terdiri dari Kanada, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang.
“Krisis di Ukraina dan Timur Tengah, serta hubungan dengan negara-negara Global South menjadi agenda utama KTT ini. Penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI), isu-isu Afrika, dan perubahan iklim juga termasuk dalam sesi utama,” ujar Koresponden Xinhua, Peng Zhuo.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Fasano, Italia. (XHTV)
Italia memegang jabatan presidensi bergilir G7 tahun ini. Selain para pemimpin G7, kepala negara dari sepuluh lebih negara lain dan organisasi internasional, turut diundang menghadiri konferensi tersebut.
Aksi protes terhadap KTT G7 digelar di banyak tempat di dekat lokasi acara. Pada hari pembukaan, di Brindisi, sebuah kota yang berjarak 60 kilometer dari lokasi acara, para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Palestina dan membentangkan sejumlah spanduk bertuliskan berbagai slogan.
Pengunjuk rasa mengkritik G7, karena gagal memainkan peran positif dalam perlindungan lingkungan, keadilan sosial, dan menjaga perdamaian. (asa/ xinhua-news.com)
