Catatan 2024 BP Batam: Singapura dan Tiongkok Dominasi PMA di Batam

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, BP Prioritaskan Pengembangan Kawasan Strategis
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. (F. Rud)

BATAM (Kepri.co.id) – Nilai investasi asing di Batam mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, sepanjang kuartal III tahun 2024 lalu.

Berdasarkan catatan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Singapura menjadi negara dengan nilai investasi tertinggi sebesar Rp1,91 triliun.

Baca Juga: Lebih Separo Investasi PMA di Batam Didominasi Singapura

Selain Singapura, negara Asia lainnya yaitu Tiongkok juga berkontribusi besar terhadap realisasi penanaman modal asing (PMA) di Batam, dengan nilai investasi sebesar Rp1,69 triliun.

“Kita bersyukur, karena Batam masih menjadi salah satu destinasi unggulan investasi di Indonesia. Hal ini tentu tidak terlepas dari upaya BP Batam yang terus berusaha untuk membenahi infrastruktur pendukung investasi,” ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Selasa (14/1/2025).

Baca Juga: Survei: Hampir 70 Persen Perusahaan China di Singapura Nilai Iklim Bisnis “Sangat Baik”

Sementara itu, sektor industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam memberikan kontribusi besar terhadap realisasi PMA di Batam pada kuartal III tahun 2024, dengan nilai Rp1,84 triliun.

Rudi menyebut jika sektor industri jasa; perdagangan dan reparasi; konstruksi serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran turut memberikan kontribusi serupa terhadap perkembangan investasi di Batam.

Baca Juga: Menteri BKPM Rakor di Batam, Bahas Investasi Xinyi Group Asal China di Rempang

Oleh sebab itu, Rudi mengapresiasi kerja keras seluruh pihak dalam menjaga kenyamanan dan keamanan investor di Batam.

“Gairah investasi ini akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi Batam. Mari bersama-sama kita jaga situasi kondusif kota tercinta ini, agar produksi bisa terus berjalan,” pesan Rudi. (hen)

Exit mobile version