KAIRO (Kepri.co.id) – Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty pada Sabtu (12/10/2024) menegaskan kembali “dukungan kuat Mesir, untuk Otoritas Palestina dan penolakan terhadap segala bentuk rencana pengusiran warga Palestina, dari tanah mereka sendiri.”
Abdelatty menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuannya, dengan delegasi Gerakan Pembebasan Nasional Palestina (Fatah) yang sedang berkunjung, menurut pernyataan dari pihak kementerian.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Kairo. (XHTV)
Abdelatty mengatakan, Mesir sangat ingin berkomunikasi dengan pihak-pihak internasional yang aktif, guna memastikan akses bantuan dan dukungan kemanusiaan ke Jalur Gaza, meskipun ada hambatan yang diberlakukan tentara Israel.
Menteri Mesir tersebut, juga menekankan pentingnya menyatukan pihak-pihak Palestina dan mendorong peran otoritas nasional.
Pertemuan itu digelar, menyusul pembicaraan yang ditengahi Mesir antara perwakilan dari Fatah dan Hamas di Kairo.
Seorang sumber Mesir yang memiliki informasi lengkap mengatakan, kedua pihak sepakat membentuk “komite sementara dan nonpolitik” untuk mengelola layanan yang berkaitan dengan Gaza.
Kedua faksi Palestina tersebut sepakat, “peran komite ini akan dibatasi untuk mengelola jalur penyeberangan perbatasan Rafah dan menyediakan kebutuhan vital bagi warga Gaza,” kata sumber tersebut. (amr/ xinhua-news.com)
