China Berikan Dosis Pertama Vaksin HPV untuk Pria

China Berikan Dosis Pertama Vaksin HPV untuk Pria
Seorang perawat dari Boao Super Hospital United Family Boao Clinic, memberikan vaksin human papillomavirus (HPV) 9-valen di Boao, Provinsi Hainan, China selatan, pada 30 Mei 2018. (F. Xinhua/Guo Cheng)

CHANGSHA (Kepri.co.id – Xinhua)China memberikan dosis pertama vaksin human papillomavirus (HPV) untuk pria di Provinsi Hunan pada Kamis (9/1/2025) sore waktu setempat, menurut pusat pengendalian dan pencegahan penyakit di provinsi tersebut.

Penerima vaksin tersebut di Changsha, ibu kota Provinsi Hunan, menjadi pria pertama di China Daratan yang menerima vaksin HPV itu, setelah raksasa farmasi Amerika Serikat (AS) Merck mengumumkan vaksin HPV kuadrivalennya, Gardasil, telah disetujui untuk indikasi tambahan oleh Administrasi Produk Medis Nasional (National Medical Products Administration/ NMPA) China.

Baca Juga: Pakar Serukan Kerja Sama Internasional Perangi Influenza dalam Konferensi Influenza Dunia 2024

Setelah disetujui digunakan pada wanita di China Daratan, vaksin HPV kini tersedia untuk pria berusia sembilan hingga 26 tahun untuk mencegah penyakit yang disebabkan HPV tipe 16 dan 18, seperti kanker anus, serta kutil kelamin yang disebabkan HPV tipe 6 dan 11.

Vaksin ini merupakan vaksin HPV pertama, satu-satunya yang diizinkan digunakan pada pria di China, ungkap perusahaan tersebut.

“Dengan persetujuan yang diperluas ini, kami berharap dapat membantu melindungi populasi baru pria China dari kanker dan penyakit tertentu berkaitan dengan HPV,” kata Joseph Romanelli, presiden Kesehatan Manusia Internasional (Human Health International) di Merck. Romanelli juga menyatakan optimismenya untuk memasuki pasar baru ini.

HPV dianggap sebagai salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di dunia, karena tidak hanya menyebabkan kanker serviks pada wanita, tetapi juga dapat menyebabkan berbagai tumor ganas pada pria.

Baca Juga: China Sambut Layanan Kesehatan Berteknologi AI dengan Hati-hati

Pernyataan itu dilontarkan profesor Chen Xi, yang bekerja di pusat pengendalian dan pencegahan penyakit provinsi tersebut.

Menurut Komisi Kesehatan Nasional China, memvaksinasi pria juga penting untuk pencegahan HPV. Di China, populasi target vaksin HPV pada umumnya adalah wanita.
Meski vaksinasi pada wanita memberikan perlindungan silang bagi pria, mengandalkan hal ini saja tidaklah cukup.

China telah meningkatkan upaya memperluas keterbukaannya di bidang medis, menarik lebih banyak raksasa farmasi global seperti Merck untuk memasuki pasar yang menjanjikan itu.

Baca Juga: Ilmuwan China Sembuhkan Pasien Diabetes Tipe 1 Secara Klinis via Terapi CiPSC-islet

Pada September 2024, China mengumumkan akan menambahkan pengecualian tarif impor dan pajak pertambahan nilai, untuk obat-obatan dan peralatan medis yang memenuhi syarat di zona percontohan medis khusus di Provinsi Hainan sebelum 2025. (amr/ xinhua-news.com)

Exit mobile version