PT Pindad Teken Kerja Sama dengan Perusahaan China, Cakup Pertanian dan Alat Berat

PT Pindad Teken Kerja Sama dengan Perusahaan China, Cakup Pertanian dan Alat Berat
Foto yang diabadikan pada 30 April 2025 ini, menunjukkan perwakilan PT Pindad dan pihak mitra dari China, dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama yang digelar di Bandung, Jawa Barat. (Sumber: Pindad)

JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Indonesia dan China memperkuat kerja sama di bidang pengembangan peralatan pertanian dan militer, melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan antara PT Pindad dengan lima perusahaan asal China dalam sepekan terakhir.

Kemitraan ini, merupakan tindak lanjut dari pertemuan 2+2 antara menteri pertahanan dan menteri luar negeri kedua negara di Beijing, beberapa waktu lalu.

“Kami yakin kerja sama ini akan memberikan dampak besar bagi PT Pindad di berbagai sektor, dan dapat lebih mengembangkan kemampuan industri lokal di Indonesia,” kata Direktur Utama PT Pindad, Sigit P Santoso seperti dikutip dalam keterangannya pada Rabu (7/5/2025).

Acara penandatanganan kerja sama yang pertama berlangsung di Bandung pada akhir April 2025 lalu, antara PT Pindad dengan tiga perusahaan China, yakni Shandong Gold Dafeng Machinery, Fengzhu Group, dan Zhengzhou Chengda Diesel Engine.

Kerja sama ini meliputi produksi bersama, manufaktur, integrasi, serta pengadaan strategis untuk produk alat pertanian dan alat berat.

Sementara itu, acara penandatanganan MoU yang kedua digelar di Jakarta pada Rabu (7/5/2025), antara PT Pindad dengan dua perusahaan China lainnya, yaitu Norinco dan Sany Group.

Dalam kesempatan ini, Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto hadir langsung menyaksikan penandatanganan kerja sama.

Kerja sama terkait industri pertahanan dengan Norinco meliputi sistem persenjataan, amunisi dalam berbagai kaliber, kendaraan militer, serta kendaraan truk listrik dan mesin pertanian untuk sektor industri.

Sementara itu, kerja sama dengan Sany Group mencakup pengadaan mesin ekskavator dan alat berat. Cakupan kerja sama ini, meliputi pengembangan dan manufaktur bersama, pangsa pasar, dan juga penilaian untuk potensi pembuatan konten lokal di Indonesia. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT: 

Diplomat dan Pakar Indonesia Puji Kerja Sama China-Indonesia yang Saling Menguntungkan

Puluhan Mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia di China Ikuti Lomba Pidato, Soroti Pertukaran China-Indonesia

China Impor Batch Pertama Kelapa Segar dari Indonesia

Delegasi Kota Nanning China Kunjungi Indonesia, Soroti Kerja Sama Ekonomi Digital

Guangxi di China Selatan Siap Perdalam Kerja Sama AI dengan Indonesia

Kerja Sama TCTP Batang Indonesia-China, Berpotensi Ciptakan 10.000 Lapangan Kerja Baru

Produsen Mobil China Tunjukkan Dominasi di Pameran Otomotif Terbesar di Indonesia

 

Exit mobile version