Kapal Berdokumen Palsu Seludupkan 1 Ton Sabu Ke Batam

Empat puluh satu karung beras berisi narkoba jenis sabu dimanakan TNI AL di perairan Selat Philips sekitar Pulau Batam, Provinsi Kepri. Jumlah berat keseluruhan shabu diperkirakan mencapai 1000 kilogram ini ditangkap di atas kapal berbendera Singapura bernama Sunrise Glory. Karung-karung beras berisi narkoba tersebut ditumpuk bersamaan dengan karung lain yang berisi beras.

Hal ini disampaikan melalui Dispenal melalui pesan singkatnya di Batam, Sabtu (9/02), disebutkan bahwa tim menemukan barang bukti narkoba berupa shabu-shabu sebanyak 41 karung beras dalam palka bahan makanan.

Selanjutnya Dispenal menerangkan bahwa pada Rabu (7/02) siang KRI Siguror menangkap Kapal Sunrise Glory di Perairan Selat Philips, dengan kordinat 01.08.722 U/103.48.022 T karena melintas masuk perairan Indonesia dengan mengibarkan bendera Singapura.

Pada saat pemeriksaan, dokumen yang ada di kapal diindikasikan palsu. Kemudian kapal tersebut ditarik ke Dermaga Batu Ampar Batam. Keesokan harinya, Kamis (8/02) KRI Siguror menyerahkan kapal tangkapan itu ke Lanal Batam.

Jumat (9/2) sekitar pukul 15.00 WIB Kapal Sunrise Glory dipindahkan dari Dermaga Batu Ampar ke Dermaga Lanal Batam, dan selanjutnya dilaksanakan pengecekan terhadap ABK Sunrise Glory oleh Tim WFQR Lantamal IV/Lanal Batam, BNN Pusat, BC Pusat dan BC Batam.

Rencananya, Wakasal bersama Kabareskrim Polri, Kepala BNN, Aspam Kasal, Pangarmabar, Kadispamal dan Kadispenal akan melakukan konfrensi pers pada Sabtu (10/2) untuk memberikan keterangan lebih rinci.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *