Menengok Suasana Buka Puasa Bersama di Gaza yang Dilanda Perang

Menengok Suasana Buka Puasa Bersama di Gaza yang Dilanda Perang
Orang-orang berkumpul untuk berbuka puasa atau iftar bersama, di tengah reruntuhan bangunan yang hancur di utara Gaza City pada 6 Maret 2025. (F. Xinhua/Rizek Abdeljawad)

GAZA (Kepri.co.id – Xinhua) – Ketika matahari terbenam, ratusan warga Gaza dari segala usia berkumpul untuk berbuka puasa atau iftar bersama, menandai berakhirnya ibadah puasa mereka pada hari tersebut.

Pengeboman Israel membuat hampir seluruh penduduk Gaza harus mengungsi dan memicu bencana kelaparan yang meluas, ungkap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (amr/ xinhua-news.com)

 

Orang-orang berkumpul untuk berbuka puasa atau iftar bersama, di tengah reruntuhan bangunan yang hancur di utara Gaza City pada 6 Maret 2025. (F. Xinhua/Rizek Abdeljawad)

 

Orang-orang berkumpul untuk berbuka puasa atau iftar bersama, di tengah reruntuhan bangunan yang hancur di utara Gaza City pada 6 Maret 2025. (F. Xinhua/Rizek Abdeljawad)

 

Orang-orang mengantre mendapatkan bantuan makanan saat Ramadan di Gaza City pada 4 Maret 2025. (F. Xinhua/Mahmoud Zaki)

 

Keluarga Karam Haloub menyantap makanan di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, pada 3 Maret 2025. (F. Xinhua/Rizek Abdeljawad)

 

Warga Palestina berbuka puasa atau iftar bersama, di antara puing-puing rumah pada hari pertama Ramadan di Kota Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 1 Maret 2025. (F. Xinhua/Mahmoud Zaki)

BERITA TERKAIT:

Israel Setujui Masuknya Barang Secara Terbatas ke Gaza di Tengah Krisis Kelaparan

Protes Kelaparan di Gaza, Ribuan Orang Berunjuk Rasa di Ibu Kota Yaman

Gaza Hadapi Kelaparan Setelah Toko Roti Tutup dan Bantuan Menipis

Kelaparan di Gaza Semakin Parah saat Kelangkaan Pangan Memburuk dan Bantuan Menyusut

 

Exit mobile version