Hadapi Era Digital, APPEKNAS Gandeng Telkomsel dan KISEL Bangun Ekosistem Kontraktor Modern

Hadapi Era Digital, APPEKNAS Gandeng Telkomsel dan KISEL Bangun Ekosistem Kontraktor Modern
Ketua Umum DPN APPEKNAS, Dr Ir Fandy Iood ST MPWK (kanan) berbincang dengan jajaran Telkomsel dan KISEL untuk pengembangan platform digital khusus bagi para kontraktor Indonesia di Telkom HUB Building Gatsu Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026). (Sumber: APPEKNAS)

JAKARTA (Kepri.co.id) – Transformasi digital di sektor konstruksi terus didorong, agar pelaku usaha mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing nasional. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (DPN APPEKNAS) menginisiasi pengembangan platform digital khusus bagi para kontraktor di Indonesia.

Langkah awal tersebut, ditandai dengan pertemuan Ketua Umum DPN APPEKNAS, Dr Ir Fandy Iood ST MPWK, bersama jajaran KISEL dan Telkomsel, untuk menjajaki peluang kerja sama dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi bagi industri konstruksi.

Inisiatif ini, diharapkan menjadi salah satu terobosan dalam mempercepat digitalisasi sektor konstruksi, sehingga para kontraktor tidak hanya memiliki kemampuan teknis pembangunan, tetapi juga mampu menguasai teknologi digital yang kini menjadi kebutuhan utama dalam pengelolaan proyek.

Ketua Umum DPN APPEKNAS, Dr Ir Fandy Iood ST MPWK, menyambut positif respons dan dukungan yang diberikan Telkomsel maupun KISEL, terhadap rencana pengembangan platform tersebut.

Menurutnya, platform digital ini dirancang untuk mempertemukan seluruh pelaku dalam rantai bisnis konstruksi, mulai dari pemilik proyek (project owner), kontraktor hingga pemasok material dan jasa konstruksi, dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

“Ekosistem digital ini akan memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi. Dengan demikian, akan tercipta sinergi antara owner, kontraktor, dan supplier dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital di sektor konstruksi,” ujar Fandy.

Ia menilai, digitalisasi bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera diadopsi oleh para pelaku jasa konstruksi. Pemanfaatan teknologi, akan membantu kontraktor meningkatkan produktivitas, mempercepat proses administrasi proyek, mempermudah koordinasi antar pihak, hingga memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan.

Selain meningkatkan efisiensi, platform digital tersebut, diharapkan mampu memperluas akses kontraktor terhadap peluang proyek, jaringan pemasok, serta berbagai layanan pendukung lainnya yang selama ini masih dilakukan secara konvensional.

Fandy menambahkan, APPEKNAS ingin menghadirkan sebuah ekosistem digital yang mampu mendorong lahirnya kontraktor-kontraktor Indonesia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap menghadapi tantangan industri konstruksi di era digital.

“Kebutuhan akan ekosistem digital, menjadikan peran kontraktor semakin melek teknologi sehingga pelayanan kepada pengguna jasa dapat dilakukan secara lebih profesional, efektif, dan modern melalui digitalisasi,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Telkomsel diwakili oleh Ismu Widodo dan Raymond Sembiring, sedangkan KISEL dihadiri Kiky, Ari Ginting, dan Farhan Fajri.

APPEKNAS berharap, penjajakan kerja sama ini, segera ditindaklanjuti menjadi kolaborasi konkret yang saling menguntungkan bagi seluruh pihak. Sekaligus, menjadi fondasi terbentuknya ekosistem digital konstruksi nasional yang mampu mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. (asa)

BERITA TERKAIT:

APPEKNAS Dorong Kontraktor Nasional Tangkap Peluang Proyek Konstruksi Migas Melalui KPBU

APPEKNAS Kupas Strategi Sukses KPBU, Tenaga Ahli Konstruksi Jadi Kunci Keberhasilan Infrastruktur

Appeknas dan ISO Space Dorong Peningkatan Daya Saing Pelaku Usaha Melalui Standarisasi ISO

Ngopi Bareng APPEKNAS dan Forkopimda, Blora Siap jadi Magnet Investasi

Dolar Tembus Rp 17.500: APPEKNAS Minta Pemerintah Jangan hanya Menenangkan Pasar, Tetapi Menenangkan Dunia Konstruksi