Peringati HUT ke-12 RSUD RAT, Ansar Evaluasi Kerja dan Kinerja

Gubkepri, H Ansar Ahmad memotong tumpeng HUT ke12 RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepri di pelataran RSUD Raja Ahmad Tabib, Sabtu (2/3/2024). (F. zek/ pemprov kepri)

TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) – Gubkepri, H Ansar Ahmad memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepri di Tanjungpinang, atas perkembangan dan prestasi yang diraih selama 12 tahun sejak didirikan.

“Ulang tahun yang kita peringati ini bukan sebatas seremonial belaka. Harapan kita, mari jadikan ajang ini mengevaluasi atas kerja dan kinerja yang telah kita capai,” kata Gubkepri Ansar pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri di pelataran RSUD, Sabtu (2/3/2024).

Baca Juga: RSUD Raja Ahmad Tabib Rujukan Utama Kardiovaskular di Kepri

RSUD RAT bersama Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban, adalah rumah sakit daerah milik Pemprov Kepri. RSUD RAT tepat berusia 12 tahun pada Kamis (29/2/2024), sejak didirikan pada 29 Februari 2012.

Gubkepri Ansar mengajak seluruh jajaran RSUD RAT, untuk terus mengevaluasi usaha-usaha ke depan, agar menjadikan rumah sakit ini kebanggaan masyarakat Kepri.

“Tingkatkan pelayanan, agar dari setiap bibir masyarakat yang mendapatkan pelayanan dari rumah sakit ini, akan ke luar apresiasi sebesar-besarnya,” ujar Gubkepri Ansar.

Gubkepri Ansar memaparkan, pelayanan kesehatan merupakan tugas wajib, tugas pokok pemerintah dari setiap tingkatan. Sebagai tugas mandatory, pemerintah pusat dalam undang-undang sudah mengatur pemerintah daerah menganggarkan dengan persentase tertentu.

“Sektor pelayanan kesehatan diwajibkan penganggarannya minimal 10 persen dari total APBD. Oleh karena itu, kita selalu memberikan perhatian sungguh-sungguh dalam pengembangan pelayanan di bidang kesehatan. Baik infrastruktur tenaga dokter dan kesehatan, serta dukungan lainnya. Seperti manajemen rumah sakit yang baik dan memadai,” ungkap Gubkepri.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan RSUD RAT, Jalin Kerja Sama dengan RSUP Dr Sardjito

Gubkepri Ansar menambahkan, telah ditandatangani kesepakatan bersama dengan Rumah Sakit (RS) Sardjito Yogyakarta, dalam bentuk sister hospital. Sehingga, terbentuk sistem pelayanan yang baik, tepat waktu, dan penjamin efisiensi penggunaan anggaran.

“Di samping itu, komitmen sumber daya manusia (SDM) yang sungguh-sungguh memberikan pelayanan merupakan hal terpenting. Saya mengimbau seluruh tenaga kesehatan termasuk jajaran rumah sakit, bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh memberikan perhatian terhadap masyarakat. Senyuman tenaga kesehatan akan menjadi amunisi tambahan bagi pasien, untuk lekas sembuh,” pesan Gubkepri Ansar.

Sementara itu, Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, Yusmanedi, melaporkan, setelah berhasil membuka Cathlab Jantung, pada Februari 2024 ini RSUD Raja Ahmad Tabib telah berhasil meluncurkan layanan neuro intervensi untuk pasien stroke.

Pada akhir Maret 2024, rencananya akan meresmikan bangunan bunker radio onkologi, serta memulai pengembangan SIM RS secara digital, bekerja sama dengan RS Sardjito Yogyakarta.

“Pada Juni 2024, RSUD Raja Ahmad Tabib akan membuka layanan baru untuk operasi jantung bypass (operasi terbuka jantung), dan pada September 2024 akan menambah peralatan medis bantuan dari Kementerian Kesehatan, untuk pengembangan layanan KIA (kesehatan ibu dan anak),” ungkap Yusmanedi.

Turut hadir dalam acara tersebut Keluarga Besar RSUD RAT, Dewan Pengawas RSUD RAT Sarafuddin Aluan, Tim Percepatan Pembangunan Suyono.

Hadir juga Kepala Dinas Kesehatan M Bisri, Kepala Biro Adpim Dody Sepka, Pimpinan RSUD EHD, Rumah Sakit TNI AL, dan Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang. (zek)

Exit mobile version